Fatayat NU, Kopri PMII, dan Mubadalah.id Bersinergi Cetak Content Creator Peduli Lingkungan di Jember
Fatayatnujember.com- Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan terus dilakukan berbagai elemen organisasi perempuan dan kepemudaan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah yang semakin kompleks, PC Fatayat NU Jember, PC Kopri PMII Jember, dan Mubadalah.id berkolaborasi menggelar Pelatihan Kepenulisan dan Content Creator Berwawasan Lingkungan dan Manajemen Sampah di Aula PCNU Jember, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun generasi muda yang tidak hanya peduli terhadap lingkungan, tetapi juga mampu menyebarkan edukasi melalui media digital. Puluhan kader Fatayat dan PMII mengikuti pelatihan yang dirancang untuk memperkuat kemampuan menulis serta menciptakan konten kreatif yang mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Acara dibuka secara khidmat pada pukul 09.20 WIB oleh pembawa acara Sahabat Aminah Zuriyah dengan pembacaan Surah Al-Fatihah. Suasana nasionalisme dan semangat kebangsaan turut terasa melalui menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PMII, serta Syubbanul Wathan yang dipandu oleh Sahabat Nisa.
Ketua PC Fatayat NU Jember, Nurul Hidayah, menyampaikan harapannya agar kolaborasi lintas organisasi tersebut terus diperkuat. Menurutnya, karya tulis maupun konten edukatif yang lahir dari pelatihan ini dapat menjadi sarana dakwah sekaligus amal jariyah yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Sementara itu, perwakilan Mubadalah.id, Zahra, menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Ia menilai tulisan dan konten mengenai pengelolaan sampah merupakan praktik baik yang memiliki dampak besar apabila berangkat dari kesadaran individu.
Ketua PC Kopri PMII Jember, Fatmawati, menyoroti pentingnya perspektif perempuan dalam isu lingkungan. Menurutnya, pengalaman perempuan dalam mengelola kebutuhan domestik menjadikan mereka memiliki peran strategis dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PC PMII Jember yang menyebut pelatihan ini sebagai momentum bersejarah karena menjadi kolaborasi perdana antara Kopri PMII Jember dan Mubadalah.id dalam mengangkat isu lingkungan melalui pendekatan literasi digital.
“Jejaring yang luas sangat penting. Ilmu yang bermanfaat bukan hanya yang dihafal, tetapi yang mampu diamalkan dan memberi dampak bagi masyarakat,” tegasnya.
Sebagai penguatan wawasan peserta, kegiatan diawali dengan pemutaran video bertema hak-hak perempuan dalam perspektif Islam. Selanjutnya, sesi utama menghadirkan narasumber lingkungan, Dina Putu Ayu, yang membawakan materi bertajuk Permasalahan Sampah dan Perempuan.
Dalam pemaparannya, Dina menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi penting sebagai agen perubahan dalam pengelolaan sampah, dimulai dari lingkungan keluarga. Ia mengajak peserta untuk menerapkan tiga langkah sederhana namun berdampak besar, yakni cegah, pilah, dan olah.
Langkah cegah dilakukan dengan mengurangi potensi timbulan sampah sejak awal. Langkah pilah menekankan pentingnya memisahkan jenis sampah dari rumah tangga, sedangkan langkah olah bertujuan memanfaatkan kembali sampah agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
“Mulailah dari diri sendiri secara konsisten, berikan teladan dengan sabar kepada keluarga, kemudian berdayakan lingkungan sekitar demi menyelamatkan bumi,” pesannya.
Melalui pelatihan ini, kader Fatayat NU dan PMII Jember diharapkan mampu menjadi content creator yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan. Dengan memanfaatkan ruang digital secara positif, mereka diharapkan dapat menghadirkan konten edukatif yang menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan.
Kontributor: Usfiyatul Jannah
Editor: Nasilah

