Dari Pekarangan ke Meja Makan: Dadar Singkong Parutan Kelapa, Lauk Ndeso yang Bikin Kangen Rumah

Fatayatnujember.com- Di tengah beragam sajian modern yang semakin mudah dijumpai, hidangan tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati banyak orang. Bukan hanya karena rasanya yang khas, tetapi juga karena menyimpan kenangan akan suasana dapur rumah, kebersamaan keluarga, dan kearifan masyarakat dalam mengolah hasil alam di sekitarnya. Salah satu sajian sederhana yang hingga kini masih digemari adalah dadar singkong parutan kelapa.

Di pedesaan, singkong bukan sekadar tanaman yang tumbuh di pekarangan. Umbi ini telah lama menjadi sumber pangan yang mudah diperoleh sekaligus bahan utama berbagai olahan tradisional. Dipadukan dengan kelapa parut dan bumbu rempah sederhana, singkong mampu disulap menjadi lauk yang gurih, harum, dan menggugah selera.

Perpaduan rasa gurih singkong, kelapa parut, serta aroma rempah seperti bawang putih, jahe, kunyit, dan daun jeruk menjadikan hidangan ini cocok disantap bersama nasi hangat. Meski sederhana, cita rasanya mampu menghadirkan kehangatan yang sulit tergantikan.

Bagi yang ingin menghadirkan kembali cita rasa khas pedesaan di rumah, berikut bahan dan langkah pembuatannya.

Bahan-Bahan

Bahan utama:

  • Singkong segar
  • Kelapa setengah tua, diparut

Bumbu halus:

  • Bawang putih
  • Jahe
  • Kunyit (memberikan aroma sekaligus warna kuning alami)
  • Merica
  • Garam secukupnya
  • Daun jeruk, diiris halus

Cara Membuat

1. Menyiapkan singkong

Kupas kulit singkong, kemudian cuci hingga bersih di bawah air mengalir agar terbebas dari tanah maupun kotoran yang masih menempel.

2. Memarut bahan

Parut singkong menggunakan parutan tradisional atau parutan modern. Setelah itu, parut pula kelapa setengah tua yang akan memberikan cita rasa gurih alami.

3. Menghaluskan bumbu

Haluskan bawang putih, jahe, kunyit, merica, dan garam. Siapkan pula irisan daun jeruk yang akan memberikan aroma harum saat proses penggorengan.

4. Mencampur adonan

Masukkan parutan singkong, kelapa parut, bumbu halus, dan irisan daun jeruk ke dalam satu wadah. Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata dan bumbu meresap sempurna.

5. Menggoreng

Panaskan minyak dalam wajan. Ambil adonan menggunakan sendok makan, kemudian pipihkan sedikit hingga menyerupai dadar atau perkedel. Goreng dengan api sedang sampai berwarna kuning keemasan dan bertekstur renyah di bagian luar.

6. Menyajikan

Setelah matang, angkat dan tiriskan. Dadar singkong siap disajikan selagi hangat.

Nikmat dalam Kesederhanaan

Dadar singkong parutan kelapa paling lezat disantap saat masih hangat. Bagian luarnya yang renyah berpadu dengan tekstur dalam yang lembut dan gurih, semakin lengkap dengan aroma khas daun jeruk yang menggoda selera. Hidangan ini sangat cocok menjadi lauk pendamping nasi hangat maupun teman menikmati secangkir teh pada sore hari.

Lebih dari sekadar makanan, dadar singkong parutan kelapa menjadi pengingat bahwa kekayaan kuliner Nusantara tidak selalu lahir dari bahan-bahan yang mahal. Berbekal hasil kebun, rempah dapur, dan kreativitas masyarakat, lahirlah sajian sederhana yang tetap mampu memanjakan lidah sekaligus menghadirkan nostalgia akan kehangatan rumah.

Selamat mencoba dan semoga sajian tradisional ini kembali menjadi bagian dari hidangan keluarga di rumah.

Kontributor: Usfiyatul Jannah
Editor: Nurul Infitah

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *