Kasus Campak Melonjak di Tempurejo, 4.008 Anak Jadi Target Imunisasi Massal

Fatayatnujember.com. Lonjakan kasus campak di wilayah kerja Puskesmas Tempurejo, Kabupaten Jember, memicu respons cepat dari berbagai pihak. Menyikapi kondisi tersebut, Puskesmas Tempurejo bersama lintas sektor dan kader Fatayat NU Kecamatan Tempurejo menggelar sosialisasi serta deklarasi komitmen bersama untuk menyukseskan Imunisasi Tambahan Serentak (ITAS) Campak dan Rubella.

Sosialisasi yang diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan organisasi perempuan ini menjadi langkah strategis untuk menghentikan penyebaran penyakit menular tersebut.

“Situasi ini memerlukan komitmen kolektif. Kasus campak meningkat, dan kita tidak bisa tinggal diam. ITAS adalah langkah cepat untuk melindungi anak-anak dari ancaman serius,” ujar Kepala Puskesmas Tempurejo saat membuka kegiatan sosialisasi, Jumat (11/10/2025).

Berdasarkan hasil kajian epidemiologi, program ITAS akan difokuskan di empat desa di wilayah kerja Puskesmas Tempurejo dengan total sasaran 4.008 anak. “Angka ini bukan sekadar data, tapi masa depan generasi kita. Setiap anak harus mendapatkan imunisasi agar terhindar dari risiko komplikasi berbahaya akibat campak dan rubella,” tegas salah satu perwakilan Fatayat NU Tempurejo.

Program imunisasi tambahan ini dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap yaitu Serentak (Imunisasi Utama): 6–21 Oktober 2025 dan Sweeping Imunisasi (Imunisasi Susulan): 22–28 Oktober 2025.

Upaya lintas sektor ini melibatkan tenaga kesehatan, perangkat desa, kader Posyandu, serta organisasi masyarakat untuk memastikan seluruh anak di Tempurejo memperoleh imunisasi sesuai jadwal.

“Kolaborasi ini adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap generasi penerus. Kami ingin memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal dari program ini,” ujar Kepala Puskesmas menambahkan.

Masyarakat diimbau aktif memeriksa jadwal imunisasi anak di Posyandu atau Puskesmas terdekat.
“Jangan tunda! Pastikan anak Anda sudah terdaftar sebagai sasaran imunisasi ITAS Campak dan Rubella,” tegas pihak Puskesmas.

Penulis: Deshi Nur Ratna Sari
Editor: Nasilah

0Shares

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *