Turba Fatayat NU Wuluhan di Ranting Gawok, Perkuat Kekompakan Kader dan Kepedulian Lingkungan
Fatayatnujember.com- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Wuluhan kembali melaksanakan kegiatan Turun ke Bawah (Turba) sebagai upaya mempererat silaturahmi, memperkuat komunikasi organisasi, serta menjaga kondusivitas di lingkungan masyarakat. Kegiatan kali ini dilaksanakan di Ranting Gawok pada Ahad, 7 Juni 2026, bertempat di kediaman Sahabat Titin Saputri, istri dari Bapak Handoko, mulai pukul 14.00 WIB.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin dan tahlil yang dipimpin oleh Sahabat Luluk Istafidah. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal acara, mencerminkan kuatnya tradisi keagamaan yang terus dijaga oleh kader Fatayat NU.
Memasuki acara inti, Sahabat Dewi Masitoh selaku pembawa acara membuka kegiatan dengan pembacaan Ummul Qur’an. Semangat para peserta semakin terasa saat Sahabat Evi Retno memandu pembacaan Sholawat Nahdliyah serta menyanyikan Mars dan Hymne Fatayat NU secara bersama-sama.
Dalam sambutannya sebagai tuan rumah, Bapak Handoko yang juga menjabat sebagai Kapolsek Wuluhan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan rasa syukur karena kondisi wilayah Wuluhan hingga saat ini tetap aman dan kondusif.
“Alhamdulillah, Wuluhan tetap adem ayem dan teposeliro. Karena itu, Fatayat juga dapat menjadi bagian dari upaya menyampaikan informasi positif kepada masyarakat bahwa Wuluhan dalam keadaan aman dan kondusif,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bapak Handoko juga memberikan wawasan terkait pentingnya menjaga keselamatan dalam perjalanan. Ia menjelaskan tiga risiko utama yang kerap dihadapi masyarakat, yakni berhadapan dengan petugas kepolisian karena pelanggaran, menjadi korban tindak kejahatan, dan mengalami kecelakaan. Selain itu, beliau juga menyampaikan tiga tujuan hukum kepolisian, yaitu kepastian hukum, kemanfaatan, dan keadilan, yang diilustrasikan melalui kisah kebijaksanaan Nabi Sulaiman AS dalam menegakkan keadilan.
Salah satu sesi penting dalam kegiatan Turba ini adalah kajian kitab yang membahas pengaruh lingkungan pertemanan terhadap pembentukan karakter seseorang. Dalam kajian tersebut dijelaskan bahwa lingkungan pergaulan memiliki pengaruh besar terhadap perilaku dan cara pandang seseorang.
Orang yang bergaul dengan orang saleh akan terdorong untuk semakin taat kepada Allah SWT, sementara bergaul dengan orang alim dapat memudahkan seseorang memperoleh ilmu dan melakukan kebaikan. Sebaliknya, lingkungan yang kurang baik dapat memengaruhi seseorang pada perilaku yang menjauhkan dari nilai-nilai kebaikan. Kajian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh peserta untuk senantiasa memilih lingkungan yang mendukung pertumbuhan iman dan akhlak.
Dalam sesi berikutnya, Ketua PAC Fatayat NU Wuluhan, Sahabat Fitria Nurhasanah, menyampaikan sambutan sekaligus sosialisasi tiga program unggulan PAC Fatayat NU Wuluhan, yaitu Gerakan Tubi (Tumbler Botol Kecil Penyelamat Bumi) sebagai upaya pengurangan sampah plastik, Aksi Beres (Berangkat dan Pulang Bersih) untuk membangun budaya menjaga kebersihan dalam setiap kegiatan, serta Sigap Fatayat (Sistem Gabung Pelaporan Fatayat) sebagai sarana koordinasi dan pelaporan administrasi yang lebih cepat dan terintegrasi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tukar pendapat. Dalam kesempatan tersebut, Sahabat Umi Latifah mengajukan pertanyaan mengenai strategi merangkul dan menjaga kekompakan kader Fatayat NU di tingkat ranting.
Menanggapi hal tersebut, Sahabat Fitria Nurhasanah menegaskan bahwa kegiatan Turba menjadi salah satu sarana efektif untuk memperkuat hubungan antarkader.
“Melalui Turba, kita dapat saling mengenal lebih dekat karakter dan kondisi sahabat-sahabat di ranting. Dari situlah komunikasi yang baik, kekompakan, dan rasa memiliki terhadap organisasi dapat tumbuh bersama,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Sahabat Maryam. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti ramah tamah dan menikmati hidangan bersama dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama sebagai dokumentasi sekaligus simbol kuatnya sinergi antara PAC dan ranting dalam menguatkan gerakan Fatayat NU di Kecamatan Wuluhan.
Kontributor: Usfiyatul Jannah
Editor: Nurul Infitah

