Mewujudkan Rumah Sehat dan Berdaya: Pentingnya Penerapan PHBS di Lingkungan Rumah Tangga
Fatayatnujember.com- Rumah merupakan ruang tempat masyarakat Indonesia menghabiskan sebagian besar waktu untuk beristirahat, berkumpul, dan membangun kehidupan keluarga. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan rumah, termasuk perilaku seluruh anggota keluarga, menjadi aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan.
Salah satu pendekatan yang telah dikembangkan pemerintah untuk mendukung hal tersebut adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Rumah Tangga. PHBS merupakan sekumpulan perilaku kesehatan yang dipraktikkan atas dasar kesadaran, yang bertujuan memberdayakan keluarga agar mampu menjaga kesehatannya sendiri serta berkontribusi pada terwujudnya masyarakat yang sehat dan produktif.
Tujuan penerapan PHBS tidak hanya berfokus pada kesehatan individu, tetapi juga memperkuat ketahanan keluarga secara menyeluruh mulai dari pencegahan penyakit hingga peningkatan produktivitas dan kualitas hidup.
10 Indikator Utama PHBS di Rumah Tangga
Kementerian Kesehatan RI menetapkan 10 indikator yang menjadi acuan implementasi PHBS di lingkungan rumah tangga. Indikator ini mencakup aspek sanitasi, gizi, perilaku sehari-hari, dan kesehatan ibu serta anak, yaitu:
- Menggunakan Air Bersih
Memastikan seluruh kebutuhan air rumah tangga—minum, memasak, hingga kebersihan diri menggunakan air dari sumber yang aman dan layak konsumsi.
2. Mencuci Tangan dengan Air Bersih dan Sabun (CTPS)
Kebiasaan sederhana ini menjadi perlindungan utama terhadap berbagai penyakit. CTPS penting dilakukan sebelum makan, setelah buang air, dan setelah beraktivitas di luar rumah
3. Menggunakan Jamban Sehat
Akses sanitasi yang layak mencegah pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit seperti diare, kolera, dan infeksi parasit.
4. Memberantas Jentik Nyamuk
Melakukan 3M Plus, menguras, menutup, dan mendaur ulang atau mengubur barang bekas secara rutin untuk memutus siklus hidup nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).
5. Tidak Merokok di Dalam Rumah
Asap rokok mengandung zat berbahaya yang dapat mencemari udara dan membahayakan kesehatan keluarga, terutama anak dan kelompok rentan.
6. Mengonsumsi Buah dan Sayur Setiap Hari
Asupan vitamin, mineral, dan serat yang cukup berperan besar dalam menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan pencernaan.
7. Melakukan Aktivitas Fisik Setiap Hari
Olahraga ringan minimal 30 menit dapat menjaga kebugaran, mencegah obesitas, dan menurunkan risiko penyakit tidak menular.
8. Persalinan Ditolong oleh Tenaga Kesehatan
Melahirkan di fasilitas kesehatan atau dengan bantuan tenaga medis memastikan proses yang aman, higienis, dan meminimalkan risiko komplikasi pada ibu dan bayi.
9. Memberikan ASI Eksklusif
ASI eksklusif selama 0–6 bulan memberikan nutrisi optimal dan meningkatkan daya tahan tubuh bayi.
10. Menimbang Bayi dan Balita Setiap Bulan
Pemantauan berkala melalui Posyandu atau fasilitas kesehatan membantu mendeteksi dini masalah pertumbuhan dan gizi.
Manfaat Penerapan PHBS Secara Konsisten
Penerapan PHBS di rumah tangga memberikan sejumlah manfaat nyata bagi masyarakat, antara lain:
- Mencegah Penyakit
Rumah yang bersih dan perilaku sehat dapat mengurangi risiko penyakit menular seperti diare, ISPA, dan DBD, serta penyakit tidak menular.
- Meningkatkan Kualitas Hidup
Keluarga menjadi lebih produktif, bugar, dan mampu menjalankan aktivitas sehari-hari dengan optimal.
- Menghemat Biaya Pengobatan
Dengan mencegah penyakit sejak dini, pengeluaran keluarga untuk pengobatan dapat ditekan.
- Membentuk Kebiasaan Positif
Anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan mencontoh perilaku baik sehingga tercipta generasi masa depan yang sadar akan pentingnya kesehatan.
- Rumah sebagai Tempat Mencari Ketenteraman
Nilai penting rumah sebagai pusat kesehatan keluarga juga sejalan dengan ajaran agama. Dalam Al-Qur’an, Surat An-Nahl ayat 80 disebutkan:
“Dan Allah menjadikan bagi kamu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal (ketenangan/istirahat).”
Ayat ini menegaskan bahwa rumah bukan hanya bangunan fisik, tetapi tempat berlindung dan memperoleh ketenteraman. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kesehatan rumah merupakan bagian dari upaya memakmurkan amanah tersebut.
Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga. Dengan memulainya dari langkah-langkah kecil dan konsisten setiap hari, masyarakat Indonesia dapat mewujudkan rumah yang lebih sehat, aman, dan nyaman. Pada akhirnya, rumah yang bersih dan sehat adalah pondasi utama menuju kehidupan yang berkualitas dan produktif.
Kontributor: Christin Nurika Yudhitia
Editor: Nasilah

