Lawan Keras Diskriminasi Perempuan! Fatayat NU Jember Kuatkan Literasi Digital
Fatayatnujember.com- Jember – Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Jember menunjukkan komitmennya dalam melawan diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan melalui inisiatif penguatan literasi digital. Aksi ini diambil sebagai langkah strategis untuk membongkar dan membinasakan budaya patriarki yang telah mengakar, yang seringkali menjadi pemicu tindakan diskriminatif.
Kegiatan sosialisasi dan penguatan literasi digital ini mendatangkan narasumber ahli, Dr. Linda Dwi Eriyanti, S.Sos., M.A., seorang dosen terkemuka dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (UNEJ), yang juga aktif sebagai Ketua Pusat Studi Gender UNEJ. Kehadiran Dr. Linda memberikan landasan keilmuan yang kuat bagi gerakan Fatayat NU Jember ini.
Dalam paparannya, Dr. Linda Dwi Eriyanti menekankan pentingnya perubahan pola pikir di kalangan perempuan dan masyarakat luas. “Sebagai perempuan, kita harus memiliki growth mindset dan jangan sampai membudayakan sebuah adat yang berujung terhadap berpikir secara patriarki,” tegasnya. Beliau menjelaskan bahwa tanpa disadari, adat yang tidak sehat dapat bermetamorfosis menjadi kekerasan secara terbuka. “Secara tidak sadar, tindakan tersebut tidak lagi menjadi sebuah adat melainkan kekerasan secara terbuka dan meninggalkan trauma mendalam bagi korban,” tambahnya. Dr. Linda mendorong agar perempuan mengambil peran aktif untuk menghentikan siklus budaya usang yang merugikan.
Menyambut seruan tersebut, PC Fatayat NU Jember menyatakan akan mengambil peran secara tegas dan menyeluruh. Langkah konkret yang diambil adalah memberikan sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat umum yang masih menganut budaya usang dan pola pikir patriarki. Literasi digital dipilih sebagai alat karena dianggap krusial dalam era informasi, memungkinkan perempuan untuk lebih berdaya, cakap dalam media sosial, dan mampu mendeteksi serta melawan bentuk-bentuk diskriminasi online maupun offline.
Nurul Hidayah, Ketua PC Fatayat NU Jember, menyampaikan apresiasi mendalam atas terlaksananya kegiatan ini. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh anggota dalam melaksanakan kegiatan ini. Ini adalah bukti nyata keseriusan kita dalam menciptakan lingkungan yang adil gender,” ujarnya. Kegiatan ini menyimpulkan sebuah pesan kuat: bahwa secuil perubahan dan tindakan yang dilakukan secara telaten dan konsisten dapat membinasakan sebuah kesalahan yang telah mengakar pikar. PC Fatayat NU Jember percaya bahwa melalui penguatan pengetahuan, khususnya literasi digital, perempuan dapat memiliki bekal untuk memutus rantai diskriminasi dan membangun kesadaran kolektif untuk masa depan yang lebih setara. Gerakan ini diharapkan menjadi role model bagi organisasi perempuan lainnya dalam pemanfaatan teknologi untuk perjuangan sosial.
Penulis : Peserta Kelompok 1 Workshop Jurnalistik dan Media Kreatif

