Festival Membatik Ceria: HIMPAUDI Pakusari Gaungkan Semangat Pelestarian Budaya

Fatayatnujember.com- Dalam upaya melestarikan warisan budaya sekaligus menumbuhkan kreativitas generasi muda, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, sukses menyelenggarakan Festival Membatik Ceria yang diikuti ratusan peserta dari berbagai Kelompok Bermain (KB).

Kegiatan yang berlangsung di C Best Pakusari ini diikuti lebih dari 300 peserta yang terdiri atas anak-anak dan orang tua dari berbagai lembaga PAUD. Festival ini diselenggarakan dalam rangka memperingati “Hari Batik Nasional” sekaligus menjadi ajang edukatif dan rekreatif untuk memperkenalkan seni membatik kepada anak-anak sejak dini.

“Melalui lomba membatik ini, kami ingin menanamkan nilai kreativitas, kesabaran, serta kecintaan terhadap budaya Indonesia kepada anak-anak,” ujar Ketua HIMPAUDI Pakusari, Agustrimurwati, S.E Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara guru, orang tua, dan anak dalam proses pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.

Acara ini turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni anak-anak yang menampilkan kreativitas khas usia dini. Antusiasme peserta dan dukungan para orang tua menciptakan suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan.

Selain lomba membatik, panitia juga memberikan penghargaan kepada peserta dengan karya terbaik sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar anak-anak terus berkarya serta mencintai budaya bangsa.

Menurut Agustrimurwati, kegiatan seperti ini tidak hanya penting untuk memperkenalkan batik sebagai warisan budaya, tetapi juga untuk memperkuat karakter anak usia dini. “Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya nasional melalui pendidikan sejak usia dini,” ujarnya.

Festival Membatik Ceria menjadi salah satu program unggulan HIMPAUDI Pakusari dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam pendidikan anak usia dini. Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah daerah, kegiatan serupa diharapkan dapat diperluas ke tingkat kabupaten hingga nasional sebagai upaya bersama menjaga eksistensi batik sebagai identitas bangsa.

Penulis: Yuliatin
Editor: Nasilah

0Shares

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *