Lomba Harmonisasi Paduan Suara PAC Fatayat NU Wuluhan dalam Rangka Hari Santri Nasional 2025
Fatayatnujember.com- Ahad, 23 November 2025, Aula SMK 01 Diponegoro Wuluhan dipenuhi nuansa hijau khas Fatayat NU. Ratusan peserta dari setiap ranting hadir memeriahkan Lomba Paduan Suara (Padsu) yang digelar PAC Fatayat NU Wuluhan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025. Antusiasme peserta tampak sejak pagi saat melakukan registrasi ulang, pengambilan nomor urut penampilan, dan pengumpulan lirik lagu.
Acara dimulai dengan tawasul dan doa bersama, memohon kelancaran serta keberkahan dari Allah SWT. Seluruh hadirin kemudian menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu sahabat Nuning Hudlriyatin. Suasana hening, khidmat, dan penuh semangat kebangsaan memenuhi aula.
Sahabat Himatun Hasanah selaku perwakilan panitia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, baik melalui materi, pikiran, maupun tenaga. Sambutan beliau ditutup dengan sebuah pantun yang mengundang senyum peserta.
Acara dibuka secara resmi oleh sahabat Anisatul Mukhoyaroh. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan menggugah:”Hari ini bukan hari pertandingan untuk kita, tetapi hari ini adalah perjuangan untuk kita. Perjuangan mengibarkan bendera NU. Hadir bukan karena piala, bukan karena hadiah, tetapi karena cinta Fatayat.” Sambutan tersebut disambut tepuk tangan meriah. Selanjutnya acara ditutup dengan doa oleh sahabat Siti Rodiyah.
Usai istirahat singkat, lomba dimulai dan dipandu oleh MC sahabat Mashithoh dan sahabat Siti Mu’awanah. Mereka membacakan syarat dan ketentuan lomba serta profil para juri: sahabat Nurul Hidayah, Nurul Kholifah, dan Hanik Mudhorini.
Sebanyak 17 ranting tampil membawakan Mars Fatayat dan satu lagu kreasi pilihan. Setiap tim menunjukkan harmonisasi, kekompakan, dan ekspresi sesuai karakter lagu.
Sambil menunggu hasil rekap nilai, panitia mengisi waktu dengan karaoke. Para juri juga memberikan materi singkat tentang teknik paduan suara, antara lain:
- Pentingnya peran dirigen dalam memandu tim.
- Memahami klimaks dan amanat lagu.
- Pemilihan lagu yang sesuai karakter suara tim.
- Perhatikan dinamika, ekspresi, dan kekompakan.
- Dirigen harus jelas dalam gerakan tangan, sementara tim fokus pada arahan.
- Ekspresi harus total sesuai karakter lagu.
Saat hasil penilaian selesai, suasana menjadi penuh harap. Pemenang diumumkan mulai dari Harapan 3 hingga Juara 1. Sorak gembira dan wajah penuh kebanggaan tampak dari masing-masing perwakilan ranting. Acara ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah menikmati hidangan.
Suasana selama kegiatan berlangsung sangat meriah, penuh suka cita, dan sesekali haru. Meski demikian, semua peserta menunjukkan sportivitas dan kekompakan khas Fatayat NU.
Semoga para juara semakin termotivasi meningkatkan kemampuan, dan bagi yang belum berhasil tetap optimis serta pantang menyerah. Kesempatan untuk bersinar masih sangat terbuka di masa depan.
Kontributor: Usfiyatul Jannah
Editor: Rina Sugiarti Dwi Gita

