Sejukkan Hati dan Jaga Bumi, Ratusan Jamaah Muslimat-Fatayat NU Wuluhan Gelar Semaan Al-Qur’an Al-Hikmah
Fatayatnujember.com- Semangat syiar Al-Qur’an berpadu dengan kepedulian terhadap lingkungan mewarnai pelaksanaan Semaan Al-Qur’an Al-Hikmah yang digelar oleh kader Muslimat dan Fatayat NU se-Anak Cabang Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Qomar, Dusun Purwojati, Kecamatan Wuluhan, tersebut diikuti ratusan jamaah dari berbagai ranting Muslimat dan Fatayat NU.
Agenda rutin yang menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an itu menghadirkan 15 hafidzah yang memimpin jalannya khataman Al-Qur’an hingga selesai 30 juz.
Sejak selepas salat Subuh berjamaah, para jamaah telah memadati masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan pembacaan tawasul. Doa-doa dipanjatkan untuk para nabi, ulama, masyayikh, serta para pendahulu yang telah berjasa dalam penyebaran Islam dan perjuangan organisasi.
Suasana khidmat semakin terasa ketika lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema sepanjang hari. Para hafidzah secara bergantian membacakan hafalan mereka, sementara ratusan jamaah menyimak dengan penuh kekhusyukan sebagai mustami’ hingga khatmil Qur’an rampung menjelang sore hari.
Ketua PAC Muslimat NU Wuluhan, Sriwinarni, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan dalam setiap kegiatan organisasi.
“Alhamdulillah, melalui gerakan TUBI Fatayat (Tumbler Bersama Fatayat), kita turut berkontribusi mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Langkah kecil ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga kelestarian bumi,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua PAC Fatayat NU Wuluhan, Fitria Nurhasanah, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme para kader dan jamaah yang hadir. Menurutnya, kegiatan semaan Al-Qur’an tidak hanya menjadi media ibadah, tetapi juga memperkuat sinergi antara Muslimat dan Fatayat NU dalam menjalankan misi dakwah dan pemberdayaan umat.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Semoga keberkahan Al-Qur’an senantiasa menyertai kita semua dan Muslimat-Fatayat NU Wuluhan dapat terus bersinergi dalam berbagai program keumatan,” tuturnya.
Momen yang paling mengharukan terjadi pada sesi doa bersama. Doa dipimpin oleh Abdul Wahid yang saat itu tengah berada di Tanah Suci Makkah dan terhubung secara daring. Kehadiran doa dari Kota Suci tersebut menambah kekhusyukan sekaligus menghadirkan suasana emosional bagi para jamaah yang mengikuti rangkaian acara hingga akhir.
Tidak hanya meneguhkan nilai spiritual, kegiatan ini juga menunjukkan kepedulian sosial dan lingkungan. Setelah seluruh rangkaian acara selesai, para jamaah secara gotong royong membersihkan area masjid dan lingkungan sekitar sebagai bentuk implementasi ajaran Islam yang menempatkan kebersihan sebagai bagian dari keimanan.
Melalui Semaan Al-Qur’an Al-Hikmah, Muslimat dan Fatayat NU Wuluhan kembali menegaskan perannya sebagai organisasi perempuan yang tidak hanya aktif dalam penguatan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam membangun kesadaran sosial dan lingkungan di tengah masyarakat.
Kontributor: Usfiyatul Jannah
Editor: Nasilah

