Teguhkan Marwah Pesantren, BNN Jember Gelar Daurah Ilmiah Kepemimpinan Bu Nyai
Fatayatnujember.com- Organisasi Bu Nyai Nusantara (BNN) Kabupaten Jember menggelar Daurah Ilmiah bertema “Kepemimpinan Bu Nyai dalam Menjaga Marwah Pesantren dan Umat”, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Wahya Wibawa Graha Jember ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran perempuan pengasuh pesantren di tengah tantangan zaman modern.
Sejak pukul 07.00 WIB, acara berlangsung dengan penuh khidmat. Rangkaian pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, selawat qiyam, serta penguatan nilai kebangsaan melalui lantunan lagu Indonesia Raya dan Ya Lal Wathan.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dan memberikan sambutan, di antaranya Bupati Jember, Ketua RMI PBNU, serta Ketua BNN Jember. Para tokoh tersebut sepakat bahwa Bu Nyai memiliki peran strategis sebagai pilar pendidikan karakter, penjaga nilai moral, serta benteng tradisi keilmuan di lingkungan pesantren.
Agenda inti daurah ilmiah dikemas secara komprehensif, menggabungkan dimensi spiritual dan intelektual. Kegiatan diawali dengan ngaji kitab melalui bedah kitab Nashoihul ‘Ibad sebagai penguatan landasan spiritual. Selanjutnya, peserta mengikuti daurah ilmiah berupa keynote speech dan diskusi panel yang membahas tantangan kepemimpinan perempuan dalam menjaga marwah pesantren dan lembaga pendidikan Islam. Forum ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis sebagai langkah konkret BNN dalam mewujudkan kemaslahatan umat.
Dalam sesi penyampaian gagasan, Ning Nurul Infitah, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa daurah ilmiah ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang ta’awun dan penguatan jejaring antar Bu Nyai.
“Melalui forum ini, kita saling menguatkan tali persaudaraan dan menggalang kebersamaan. Inilah kekuatan utama kita dalam menjaga marwah pesantren dan umat,” ujarnya.
Sementara itu, pemateri utama, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., menekankan pentingnya kolaborasi lintas pesantren. Menurutnya, sinergi antar Bu Nyai akan memberikan dampak nyata bagi kemajuan masyarakat dan keberlanjutan nilai-nilai pesantren.
Daurah ilmiah ini ditutup dengan doa dan harapan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya mempererat ukhuwah, memperkuat kepemimpinan perempuan pesantren, serta menghadirkan keberkahan bagi dunia pesantren di Indonesia.
Kontributor: Mawaddatul Jannah
Editor: Rina Sugiarti Dwi Gita

