Hadrah Al-Asyiqot dari Jember Menebar Cinta Nabi di Momentum Hari Santri Nasional

Fatayatnujember.com- Jember, 22 Oktober 2025.  Suasana penuh syukur dan cinta kepada Nabi Muhammad SAW mewarnai peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri Nasional yang digelar di kediaman Ning Nuriyatul Fitriyah, di Desa Gumuksari, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember Jawa Timur. Dalam acara tersebut, grup hadrah Al-Asyiqot turut memberikan penampilan istimewa yang menggugah hati para jamaah.

Acara yang berlangsung pada Rabu (22/10) ini menjadi wujud nyata kecintaan umat Islam terhadap Rasulullah SAW. Melalui lantunan sholawat dan iringan musik tradisional, Hadrah Al-Asyiqot mengajak masyarakat untuk meneladani akhlak Nabi dan memperkuat semangat keislaman di tengah kehidupan modern.

Ketua grup Hadrah Al-Asyiqot menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam acara ini merupakan bentuk pengabdian kepada Nabi dan upaya untuk menyebarkan nilai-nilai kasih sayang dan kedamaian.

“Kami mungkin bukan grup besar, tetapi semangat kami besar. Setiap sholawat yang kami lantunkan adalah doa agar mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober memiliki makna khusus bagi umat Islam di Indonesia. Penetapan HSN oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, pada tahun 2015 menjadi penghargaan atas perjuangan dan peran santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta membangun bangsa.

Sejak itu, peringatan HSN selalu diwarnai dengan berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial di seluruh pelosok negeri. Kegiatan yang digelar di Jember ini menjadi salah satu dari ribuan agenda serupa di berbagai daerah, memperlihatkan semangat santri dan masyarakat dalam meneguhkan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.

Melalui kehadirannya di panggung HSN, Hadrah Al-Asyiqot berharap dapat terus menebar cinta kepada Rasulullah SAW dan menginspirasi generasi muda untuk mencintai tradisi sholawat.

“Kami ingin membuktikan bahwa sholawat bukan sekadar lantunan, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah dan memperdalam cinta kepada Nabi,” tambah salah satu anggota Al-Asyiqot.

Kehadiran kelompok hadrah asal Jember ini menjadi simbol bahwa cinta kepada Nabi dan semangat keislaman bisa tumbuh dari komunitas kecil, namun berdampak besar bagi masyarakat.

Penulis: Kamila Diniatus Sholihah
Editor: Nasilah

0Shares

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *