Kecamatan Ajung Rayakan Hari Jadi ke-30, Luncurkan Logo Baru dan Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Fatayatnujember.com- Ajung – 07 November 2025, bertempat di Balai Kecamatan Ajung, jajaran Muspika Kecamatan Ajung bersama sejumlah instansi lintas sektoral seperti UPT Dinas Kesehatan, UPT Dinas Pendidikan, MUI, MWCNU, Muslimat, Ansor, dan Fatayat, memperingati Hari Jadi Kecamatan Ajung yang ke-30. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan launching logo Kecamatan Ajung yang menampilkan siluet huruf “A” dan pesawat terbang sebagai simbol keberadaan Bandara Notohadinegoro di wilayah Kecamatan Ajung.
Sejarah Kecamatan Ajung dimulai sejak 6 November 1995, saat Presiden Soeharto meresmikan Kecamatan Ajung sebagai hasil pemekaran dari Kecamatan Jenggawah. Kecamatan Ajung terdiri dari enam desa, yaitu Desa Ajung, Klompangan, Mangaran, Pancakarya, Sukamakmur, dan Wirowongso, serta satu desa hasil pemekaran, yaitu Desa Rowoindah dari Desa Wirowongso.
Camat Ajung, M. Sifak Beny Kurniawan, S.STP., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tugas Muspika meliputi penanganan berbagai urusan masyarakat seperti kelahiran, kematian, penanganan orang terlantar, stunting, pernikahan anak, ODGJ, perceraian, AKI, AKB, dan imunisasi, dengan dukungan kerja sama lintas sektor serta organisasi kemasyarakatan.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan semua pihak”, ujar Camat Ajung.
Beliau juga menambahkan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Jember memiliki sejumlah program prioritas, antara lain UHC (Universal Health Coverage) dengan prinsip “daftar hari ini, langsung aktif” untuk kelas 3 BPJS Kesehatan, program insentif guru ngaji sebesar Rp1.500.000 per orang, serta beasiswa pendidikan bagi pelajar berprestasi.
Selain itu, Bupati Jember turut mengaktifkan kembali Bandara Notohadinegoro bekerja sama dengan Flying Air. Bandara tersebut akan kembali beroperasi pada 11 November 2025 dengan rute penerbangan Jember–Jakarta dan Jakarta–Jember. Pemerintah Kabupaten Jember juga mengadakan program olahraga bersama di Jember Sport Garden (JSG) Ajung setiap hari Senin hingga Jumat pukul 14.00–16.00 bagi masyarakat Jember, khususnya warga Kecamatan Ajung.
Camat Ajung menjelaskan bahwa logo huruf “A” dengan siluet pesawat terbang menggambarkan identitas Kecamatan Ajung sebagai satu-satunya kecamatan di Kabupaten Jember yang memiliki bandara, yakni Bandara Notohadinegoro.
Kapolsek Ajung dalam sambutannya menambahkan, filosofi logo Ajung yang berupa huruf “A” dan pesawat terbang bermakna semangat untuk melesat dan maju. Huruf “A” juga melambangkan awal yang baik dan nilai-nilai kebaikan.
Beliau juga menekankan pentingnya peran Muspika dalam mengakomodasi pelaku UMKM melalui kerja sama dengan Dinas Koperasi guna memperkuat ekonomi masyarakat, menekan angka stunting, serta mencegah pernikahan anak. Aparat desa, khususnya kepala dusun dan organisasi masyarakat di tingkat bawah, diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyampaikan program-program pemerintah kepada warga, seperti MBG (Masyarakat Berdaya Giat), Koperasi Bendera Merah Putih, pencegahan perkawinan anak, pencegahan stunting, serta pembentukan Pos Bantuan Hukum (POSBANKUM) di tingkat kecamatan dan desa.
Selain itu, program pemberdayaan masyarakat kecil dan menengah (MKM) juga menjadi fokus utama untuk memperkuat pondasi ekonomi masyarakat melalui sinergi bersama Dinas Koperasi. Kapolsek menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menjalankan program pemerintah melalui langkah konkret, termasuk menggelar kegiatan khusus sebagai bentuk apresiasi bagi warga Ajung. Secara geografis, Kecamatan Ajung yang berdekatan dengan pusat pemerintahan Kabupaten Jember diharapkan dapat menjadi kecamatan percontohan yang mampu menuntaskan berbagai permasalahan sosial, seperti perkawinan anak, stunting, problem hukum, dan kriminalitas.
Program pemberantasan stunting dapat dilaksanakan melalui pemanfaatan pekarangan produktif, serta pemberian makanan bergizi bagi ibu hamil dan balita. Seluruh elemen pemerintahan, mulai dari tingkat RT hingga kecamatan, bersama organisasi masyarakat seperti MUI, MWCNU, Muslimat, Ansor, dan Fatayat, diharapkan turut menyampaikan program pemerintah melalui Dasa Wisma, kelompok pengajian, karang taruna, pemuda, lembaga pendidikan, madrasah, dan pondok pesantren.
Dengan penuh kebersamaan, Camat Ajung dan jajaran Muspika memotong kue ulang tahun sebagai ungkapan syukur atas perjalanan Kecamatan Ajung selama 30 tahun. Momentum ini menjadi harapan kedepannya Kecamatan Ajung semakin maju dan melesat dalam berbagai bidang pembangunan serta pelayanan masyarakat.
Kontributor: Sofi Ratih Kumala
Editor: Yulis Sri Wahyuningsih

