Diba’iyah Kubro Warnai Syiar Keislaman PAC Fatayat NU Balung

Fatayatnujember.com- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Balung menggelar kegiatan Diba’iyah Kubro pada Minggu (25/1/2026) mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh anggota Fatayat NU Balung dari masing-masing ranting ini berlangsung khidmat, tertib, dan sarat nuansa religius.

Diba’iyah Kubro merupakan agenda rutin PAC Fatayat NU Balung yang dilaksanakan setiap dua bulan sekali secara bergilir di masing-masing ranting. Pada pelaksanaan kali ini, Ranting Tutul mendapat amanah sebagai tuan rumah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya syiar Islam sekaligus penguatan ruhiyah bagi seluruh anggota Fatayat NU di wilayah Anak Cabang Balung.

Acara diawali dengan pembacaan shalawat dan lantunan Diba’ yang diikuti secara bersama-sama oleh seluruh peserta. Suasana kekhusyukan terasa kuat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan kecintaan jamaah kepada Rasulullah SAW. Lantunan shalawat yang menggema menjadi wujud ekspresi spiritual sekaligus sarana meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Selain sebagai kegiatan rutin organisasi, Diba’iyah Kubro kali ini juga dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Momentum tersebut dimaknai sebagai pengingat akan pentingnya ibadah, khususnya shalat, serta penguatan iman dan akhlak dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.

Tingginya partisipasi anggota dari berbagai ranting menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan loyalitas kader terhadap organisasi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang ibadah bersama, tetapi juga sarana silaturahmi, konsolidasi, dan penguatan solidaritas antaranggota Fatayat NU Balung.

PAC Fatayat NU Balung menilai kegiatan keagamaan seperti Diba’iyah Kubro memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anggota yang religius, moderat, dan berakhlakul karimah. Dengan pelaksanaan yang rutin dan bergilir di setiap ranting, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif serta pemerataan peran organisasi di tingkat akar rumput.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, keselamatan, dan keistiqamahan seluruh anggota dalam berkhidmah melalui Fatayat NU. Melalui syiar keislaman yang terus dihidupkan, Fatayat NU Balung berkomitmen untuk tetap menjadi organisasi perempuan yang religius, aktif, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Kontributor: Rizqi Wahyu Irma Wati
Editor: Rina Sugiarti Dwi Gita

0Shares

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *