Sako Ma’arif Scouting Wuluhan Bangkit di 2025: Gladian Pinru dan Karang Pamitran Jadi Ajang Penguatan Kepemimpinan Pelajar

Fatayatnujember.com- Gerakan Pramuka Sako Ma’arif Scouting Wuluhan kembali menunjukkan geliat dan konsistensinya dalam pembinaan karakter generasi muda. Pada Sabtu, 15 November 2025, ratusan peserta didik serta puluhan pembina dari SD/MI Ma’arif se-Kecamatan Wuluhan mengikuti rangkaian kegiatan Gladian Pemimpin Regu (Pinru) dan Karang Pamitran yang dipusatkan di Balai Desa Dukuh Dempok.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.30 WIB ini menjadi momentum penting untuk mempersiapkan kontingen Sako Ma’arif Wuluhan menghadapi Jambore Sako Ma’arif Nahdlatul Ulama (JSNU) ke-2 yang dijadwalkan pada 20 Desember 2025.

Pembukaan Penuh Semangat Kebangsaan

Gelaran diawali registrasi peserta dan apel pembukaan dengan Pembina Apel Kak Muhammad Arif Adi Setiawan. Lagu Indonesia Raya dan Hymne Pramuka menggema, menciptakan suasana khidmat yang meneguhkan semangat nasionalisme.

Dalam amanatnya, Kak Arif menekankan pentingnya kesiapan mental dan solidaritas menjelang JSNU.

“Ayo tingkatkan kekompakan, semangat, dan terus bergerak menjadi lebih baik. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menyiapkan adik-adik agar mampu memimpin dengan tegas, tepat, dan berkarakter,” ujarnya.

Materi Leadership: Memupuk Jiwa Pemimpin Muda

Sesi materi kepemimpinan oleh Kak Haris menjadi salah satu bagian yang paling disorot. Melalui pendekatan interaktif dan ice breaking, peserta diajak menghayati filosofi Ki Hajar Dewantara:

Ing ngarso sung tulodo – di depan memberi teladan

Ing madyo mangun karso – di tengah membangun semangat

Tut wuri handayani – di belakang memberi dorongan

Nilai-nilai ini ditegaskan sebagai fondasi utama bagi para calon pemimpin regu.

Dinamika Kelompok: Memperkuat Soliditas dan Komunikasi

Materi berikutnya, Dinamika Kelompok, dipandu oleh Kak Ridho dan tim Peserta terlibat dalam berbagai permainan yang melatih koordinasi, kerja sama, dan komunikasi efektif. Penyamaan tepuk Pramuka “Pramuka Pramuka Praja Muda Karana, Sako Ma’arif, satu hati, bergerak, melangkah pasti” menambah semarak suasana.

Yel-Yel Kreatif: Pemanasan Menuju JSNU ke-2

Untuk mengasah kepercayaan diri, peserta berlatih yel-yel berjudul “Apalah Arti dari Sebuah Perbedaan”, Lirik energik yang dibawakan secara lantang menjadi simbol persatuan dan optimisme generasi muda Ma’arif. Tiap regu kemudian menampilkan variasi kreasi mereka, dan panitia memberikan apresiasi kepada penampilan terbaik.

Karang Pamitran: Pembina Matangkan Strategi Lomba

Di sisi lain, para pembina pendamping mengikuti Karang Pamitran yang dipandu Kak Adi dan Kak Uus, Sesi diskusi teknis lomba JSNU berlangsung intensif, menghasilkan kesepakatan dan pemantapan materi lomba yang akan menjadi panduan resmi kontingen Wuluhan.

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan apel penutup yang diwarnai rasa syukur dan kebanggaan. Baik Gladian Pinru maupun Karang Pamitran berjalan lancar dan dinilai berhasil meningkatkan kesiapan peserta menghadapi agenda besar Sako Ma’arif.

Sako Ma’arif Scouting Wuluhan menegaskan bahwa kebangkitan gerakan kepanduan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi, disiplin, dan persatuan.

Sampai Jumpa di Lomba JSNU ke-2, 20 Desember 2025!

Sako Ma’arif Scouting Wuluhan, Jaya!

Kontributor: Usfiyatul Jannah
Editor: Nasilah

0Shares

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *