Fatayat NU Mumbulsari Santuni 100 Anak Yatim pada Momentum Tahun Baru Islam 1448 H

Fatayatnujember.com – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimanfaatkan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, untuk memperkuat kepedulian sosial melalui kegiatan santunan bagi anak yatim. Program tahunan tersebut digelar pada Rabu (1/7/2026) bekerja sama dengan anggota Muslimat NU dan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Sebanyak sekitar 100 anak yatim dari sejumlah desa di Kecamatan Mumbulsari menerima santunan berupa uang tunai dan paket bingkisan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka sekaligus menghadirkan kebahagiaan di momen pergantian tahun Hijriah.

Ketua panitia menjelaskan, seluruh bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan donasi yang dilakukan para kader Fatayat NU bersama masyarakat. Sejak beberapa pekan sebelum pelaksanaan, para anggota aktif menghimpun bantuan dari para dermawan dan donatur yang memiliki kepedulian terhadap anak yatim.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Mumbulsari Abdul Kadir beserta istri, jajaran tokoh Nahdlatul Ulama se-Kecamatan Mumbulsari, pengurus badan otonom NU, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Abdul Kadir mengapresiasi konsistensi PAC Fatayat NU Mumbulsari yang setiap tahun menggelar santunan anak yatim. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Ia juga mengaku bangga atas tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, besarnya donasi yang berhasil dihimpun menunjukkan bahwa semangat berbagi tetap terjaga meskipun masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

“Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Mumbulsari memiliki kepedulian yang luar biasa. Meskipun kondisi ekonomi belum sepenuhnya membaik, semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim, tetap tinggi. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak,” ujar Abdul Kadir.

Selain menjadi ajang berbagi kebahagiaan, kegiatan santunan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara masyarakat, organisasi keagamaan, dan pemerintah. Momentum Tahun Baru Islam dimanfaatkan untuk memperkuat nilai kepedulian sosial, persaudaraan, serta semangat gotong royong yang menjadi bagian dari tradisi Nahdlatul Ulama.

PAC Fatayat NU Kecamatan Mumbulsari menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur, relawan, dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Organisasi perempuan muda Nahdlatul Ulama itu berharap semangat hijrah pada Tahun Baru Islam tidak hanya dimaknai sebagai pergantian waktu, tetapi juga menjadi dorongan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, memperkuat solidaritas sosial, dan memperbanyak amal kebajikan demi terwujudnya masyarakat yang lebih berdaya dan sejahtera.

Kontributor: Siti Ulfatul Hasanah
Editor: Nasilah

0Shares

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *