Lentera Cinta di Desa Glundengan: Strategi Pengasuhan Keluarga Migran Demi Anak Hebat

Fatayatnujember.com – Pemerintah Desa Glundengan bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember menggelar kegiatan “Lentera Cinta” pada Senin, 6 Juli 2026. Mengusung tema “Strategi Pengasuhan dalam Keluarga Migran untuk Mewujudkan Keluarga Kuat dan Anak Hebat,” acara ini menjadi bukti nyata kepedulian daerah terhadap ketahanan keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya dalam mengoptimalkan pola asuh anak-anak yang ditinggal bekerja ke luar negeri.

Agenda strategis ini dihadiri oleh Penjabat (PJ) Kepala Desa Glundengan beserta perangkatnya, Ibu Camat, TP PKK Pokja I Kabupaten Jember, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember, keluarga PMI setempat, serta jajaran Pengurus PPT Desbumi Sri Tanjung Desa Glundengan. Acara yang dipandu penuh semangat oleh Anggota Pokja I PKK Kabupaten Jember, Ibu Anik Suhartinah, berlangsung khidmat sejak pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKK, hingga pembacaan doa oleh Ibu Arum Robiatul.

Dalam laporan pembukanya, perwakilan Pokja I PKK Kabupaten Jember, Ibu Sofia, A.Md, menegaskan bahwa Lentera Cinta berfokus pada penguatan kapasitas keluarga saat peran ibu sebagai pengasuh utama beralih ke ayah, nenek, kakek, atau kerabat lain. Selain mengedukasi pengelolaan emosi dan perlindungan anak sesuai mandat UU No. 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan PMI, beliau berharap program ini membawa keberkahan dan dampak konkret bagi masyarakat. Senada dengan itu, PJ Desa Glundengan, Bapak Prayogo Upadi, menyampaikan apresiasi mendalam dan berharap Lentera Cinta benar-benar menjadi penerang agar keluarga PMI tetap harmonis dan mampu memberikan pengasuhan terbaik.

Dukungan penuh juga datang dari Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember, Bapak Hadi Mulyono, yang memuji perkembangan Desa Glundengan sebagai Desa Migran Emas. Ia mengajak seluruh elemen untuk menyatukan visi-misi Bupati Jember demi kesejahteraan daerah. Sementara itu, Ketua Bidang Pokja I PKK Kabupaten Jember, Ibu Widiyati Afiani, yang hadir menyampaikan salam hangat dari Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Gyta, mengajak peserta menyerap seluruh materi agar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Memasuki sesi inti, para peserta dibekali wawasan mendalam mengenai tiga jenis pola asuh: permisif, otoriter, dan demokratis. Narasumber menekankan pentingnya pola asuh demokratis yang menyeimbangkan komunikasi, kedisiplinan, dan kasih sayang. Melengkapi materi tersebut, Ibu Nuraini Kusuma Ningtias membagikan tips praktis, mulai dari menjaga komunikasi rutin lintas negara, memantau penggunaan gawai anak secara aktif, hingga mengedukasi anak tentang cara menjaga diri dari kekerasan dan pengaruh negatif. Beliau menegaskan bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab kolektif demi melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Antusiasme tinggi terlihat saat memasuki sesi diskusi interaktif antara warga dan narasumber yang ditutup dengan penyerahan cinderamata. Melalui kesuksesan agenda Lentera Cinta ini, Desa Glundengan kembali membuktikan komitmennya sebagai desa ramah PMI. Langkah proaktif ini diharapkan mampu menginspirasi desa-desa lain untuk terus membangun ketahanan keluarga migran demi mencetak generasi penerus yang tangguh dan berprestasi.

Kontributor: Usfiyatul Jannah
Editor: Rina Gita

0Shares

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *