Bangun Budaya Apresiasi, Fatayat NU Kertosari Beri Reward untuk Kader Berdedikasi
Fatayatnujember.com- Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Kertosari menunjukkan komitmennya dalam menghargai loyalitas kader melalui pemberian penghargaan (reward) khusus. Apresiasi ini diberikan kepada Sahabat Yuliatin, salah satu anggota yang dinilai memiliki dedikasi dan kontribusi luar biasa bagi organisasi.
Prosesi penyerahan reward tersebut dilakukan langsung oleh Ketua PR Fatayat NU Kertosari, Sahabat Maria Ulfa, S.Pd., di tengah agenda rutin Forum Kajian (FK) yang berlangsung di kediaman Sahabat Windari, S.Kep., pada Senin (23/2/2026).
Ketua PR Fatayat NU Kertosari, Sahabat Maria Ulfa, S.Pd., mengungkapkan bahwa pemberian penghargaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pengakuan nyata atas konsistensi seorang kader.
“Fatayat adalah rumah perjuangan bagi perempuan muda NU. Setiap kontribusi sangat berarti. Kami ingin memberikan perhatian khusus kepada sahabat yang menunjukkan loyalitas tinggi agar menjadi motivasi bagi seluruh anggota lainnya,” ujar Maria dalam sambutannya.
Sahabat Yuliatin terpilih sebagai penerima penghargaan karena dinilai sebagai kader yang paling aktif dan disiplin. Selain hampir selalu hadir dalam setiap kegiatan rutin, ia juga dikenal vokal dalam memberikan ide-ide segar serta dukungan moril pada setiap program kerja, baik di tingkat ranting maupun cakupan yang lebih luas.
Suasana haru menyelimuti lokasi acara saat Sahabat Yuliatin menerima piagam dan cinderamata di sela-sela kajian yang membahas penguatan peran perempuan muda. Ia mengaku terkejut dan tidak menyangka akan mendapatkan apresiasi tersebut.
“Saya hanya berusaha menjalankan amanah sebagai anggota. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus bersama-sama memajukan Fatayat NU Kertosari,” ungkap Yuliatin dengan nada haru.
Program pemberian reward ini rencananya akan dijadikan agenda periodik oleh pengurus. Hal ini sejalan dengan visi organisasi untuk membangun budaya apresiasi yang sehat, sehingga mampu memacu semangat kader untuk lebih aktif, kreatif, dan progresif dalam berkhidmat di tengah masyarakat.
Melalui momentum ini, Fatayat NU Kertosari menegaskan perannya bukan hanya sebagai wadah formal keagamaan, tetapi juga sebagai ruang yang memperhatikan aspek motivasi dan kesejahteraan psikologis para anggotanya.
Kontributor: Rovi Atul Jannah
Editor: Rina Gita

