PAC Fatayat NU Pakusari Perkuat Spiritualitas dan Silaturahmi Lewat Wisata Religi Harlah ke-76
Fatayatnujember.com- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Pakusari memperingati Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke-76 dengan menggelar kegiatan wisata religi pada Minggu, 10 Mei 2026. Mengusung semangat kekhidmatan, agenda ini diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota sebagai bentuk ikhtiar memperkuat spiritualitas sekaligus mempererat tali silaturahmi antar-kader.
Perjalanan dimulai sejak pagi hari dengan tujuan pertama makam Bujuk Sardima, di mana para peserta memanjatkan doa dan tahlil guna mengenang jasa ulama serta mengambil hikmah dari perjuangan dakwah mereka di tengah masyarakat.
Suasana khusyuk semakin terasa saat rombongan melanjutkan ziarah ke makam KH. Zainul Affan Anshori. Di lokasi ini, Ketua PAC Fatayat NU Pakusari menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sarana penting untuk meneladani kegigihan para tokoh agama dalam memperkuat nilai-nilai keislaman. Perjalanan berlanjut ke makam KH. Ahmad Siddiq, tokoh besar Nahdlatul Ulama yang kontribusinya terhadap organisasi dan dakwah di Indonesia menjadi inspirasi utama bagi para kader untuk terus berkhidmat.
Memasuki destinasi religi terakhir, rombongan menuju makam Habib Soleh di Tanggul. Di sana, para peserta kembali bersimpuh dalam doa bersama, memohon keberkahan agar Fatayat NU senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan program organisasi yang bermanfaat bagi umat.
Setelah rangkaian ziarah yang penuh makna selesai, kegiatan ditutup dengan suasana santai dan penuh kebersamaan di Roxy Jember. Selain untuk berbelanja, sesi ini menjadi momen penyegaran bagi para anggota setelah sehari penuh menjalani agenda spiritual.
Melalui momentum Harlah ini, PAC Fatayat NU Pakusari berharap kegiatan wisata religi tersebut mampu menumbuhkan kecintaan yang lebih mendalam kepada para ulama serta meningkatkan nilai religiusitas dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari sekadar seremonial, agenda ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mempererat ukhuwah islamiyah dan soliditas antaranggota demi kemajuan organisasi ke depan.
Kontributor: Maria Ulfa
Editor: Rina Gita

