Ramadhan Mulia, Saatnya Upgrade Keimanan, Jamaah Masjid Baitul Hikmah Membludak di Awal Bulan Suci

Fatayatnujember.com- Memasuki 10 hari pertama Ramadhan 1447 Hijriah, suasana Masjid Baitul Hikmah di Dusun Penanggungan, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Sabtu (21/2/2026) malam, tampak semarak. Ratusan jamaah memadati masjid untuk melaksanakan shalat Isya dan Tarawih hingga memenuhi seluruh ruangan, bahkan meluber ke bagian teras.

Sejak selepas azan Isya berkumandang, jamaah terus berdatangan dari berbagai kalangan usia. Anak-anak terlihat mengenakan busana muslim terbaiknya, sementara para remaja dan pemuda sigap membantu mengatur saf serta parkir kendaraan. Orang dewasa hingga lansia mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk.

Fenomena membludaknya jamaah pada awal Ramadhan ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut bulan suci. Dalam tradisi umat Islam, 10 hari pertama Ramadhan dikenal sebagai fase turunnya rahmat Allah SWT, sehingga momentum tersebut kerap dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Shalat Tarawih yang menjadi ciri khas Ramadhan dipimpin oleh Ustaz Hizbullah. Dengan bacaan ayat suci Al-Qur’an yang tartil dan merdu, ia memimpin jamaah dalam suasana yang khidmat. Jamaah tetap tertib menjaga kerapatan saf meski harus melaksanakan shalat hingga ke teras masjid.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah Muhammad SAW bersabda bahwa siapa yang melaksanakan qiyam Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Spirit inilah yang tampak menguat di tengah masyarakat.

Ketua takmir Masjid Baitul Hikmah menyebutkan peningkatan jumlah jamaah pada awal Ramadhan sebagai indikator tumbuhnya kesadaran beribadah. Ia mengajak masyarakat menjadikan bulan suci sebagai momentum memperbanyak amal kebaikan.

Selain Tarawih, sebagian jamaah juga melanjutkan kegiatan dengan tadarus Al-Qur’an. Anak-anak pun tampak mulai belajar disiplin mengikuti ibadah hingga selesai dengan pendampingan orang tua.

Keramaian yang terjadi tidak sekadar mencerminkan jumlah kehadiran, tetapi juga memperlihatkan kuatnya kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Warga berharap semangat tersebut dapat terus terjaga hingga akhir Ramadhan dan berlanjut pada bulan-bulan berikutnya.

Kontributor: Faiqotul Munawaroh
Editor: Nasilah

0Shares

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *