PAC Fatayat NU Mayang Tampilkan Hadrah dalam “Kecamatan Mayang Bersholawat”, Wujud Perempuan Berdaya dan Berkarya
Fatayatnujember.com- Komitmen dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus mengembangkan potensi kader kembali ditunjukkan oleh PAC Fatayat NU Mayang. Melalui penampilan grup hadrah dalam kegiatan “Kecamatan Mayang Bersholawat” Fatayat NU Mayang menegaskan perannya sebagai organisasi perempuan muda yang aktif, kreatif, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, pada Selasa (26/5/2026) tersebut berlangsung dalam suasana religius dan penuh kebersamaan. Acara dihadiri unsur pemerintah kecamatan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Mayang.
Salah satu penampilan yang mendapat perhatian dan apresiasi dari para peserta adalah penampilan grup Hadrah PAC Fatayat NU Mayang. Dengan lantunan sholawat yang merdu dan penuh kekhusyukan, para kader Fatayat berhasil menghadirkan nuansa religius yang memperkuat semangat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.
Camat Mayang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif Fatayat NU dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran organisasi perempuan dalam ruang-ruang keagamaan menjadi bukti bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga tradisi keislaman dan membangun kehidupan sosial masyarakat.
“Penampilan Hadrah PAC Fatayat NU Mayang sangat baik dan mampu menghadirkan suasana religius yang kuat. Ini menunjukkan bahwa organisasi perempuan dapat terus berkontribusi dan mengambil bagian dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan,” ujarnya.
Ketua PAC Fatayat NU Mayang, Nurul Infitah, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada organisasinya untuk tampil dalam kegiatan tingkat kecamatan tersebut. Menurutnya, partisipasi ini menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai potensi kader Fatayat kepada masyarakat luas.
“Kami sangat bersyukur dapat berpartisipasi dalam Kecamatan Mayang Bersholawat. Kesempatan ini menjadi ruang bagi Fatayat NU untuk menunjukkan bahwa perempuan tidak hanya hadir sebagai bagian dari organisasi, tetapi juga sebagai pribadi yang mampu berkembang, berdaya, dan berkarya,” tutur Nurul Infitah.
Ia menjelaskan, grup hadrah yang tampil merupakan bagian dari program pengembangan potensi kader di bidang seni budaya Islam. Selain menjadi media dakwah, kegiatan hadrah juga berfungsi memperkuat kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan, membangun kekompakan organisasi, serta meningkatkan kepercayaan diri kader untuk berkarya di ruang publik.
Partisipasi PAC Fatayat NU Mayang dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pelestarian tradisi keagamaan dapat dilakukan secara kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Di tengah arus modernisasi, seni hadrah tetap menjadi sarana dakwah yang efektif dalam menjangkau berbagai kalangan, khususnya generasi muda.
Kegiatan “Kecamatan Mayang Bersholawat” berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Rangkaian acara yang meliputi pembacaan sholawat, doa bersama, dan berbagai penampilan pendukung mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir.
Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan tersebut, PAC Fatayat NU Mayang terus menguatkan semangat “Fatayat Berdaya dan Berkarya” sebagai wujud nyata kontribusi perempuan muda Nahdlatul Ulama dalam bidang keagamaan, sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat.
Penampilan hadrah dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menjaga tradisi keagamaan, memperkuat nilai-nilai sosial, serta menghadirkan energi positif bagi pembangunan masyarakat. Dengan dukungan berbagai pihak, Fatayat NU Mayang optimistis dapat terus melahirkan kader-kader perempuan yang tangguh, kreatif, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Kontributor: Nur Amalia Anggraini
Editor: Nasilah

