Istiqomah dalam Kebersamaan, Jamaah Yasin dan Tahlil Mushola An-Nur Hidupkan Malam Jumat Penuh Berkah

Fatayatnujember.com- Jamaah Yasin dan Tahlil Mushola An-Nur Kampung Mendongan kembali terlaksana dengan penuh kekhidmatan pada malam Jumat. Kegiatan rutin yang berlangsung setelah salat Maghrib hingga menjelang salat Isya ini menjadi salah satu ikhtiar warga untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan keimanan melalui lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama.

Meski jumlah jamaah yang hadir tidak sebanyak biasanya, semangat untuk terus beristiqamah tidak pernah surut. Puluhan jamaah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh khusyuk dan keikhlasan. Bagi mereka, nilai sebuah majelis tidak diukur dari banyaknya peserta, tetapi dari keistiqamahan dalam menjaga amal saleh yang dicintai Allah SWT.

Kegiatan diawali dengan tawasul sebagai bentuk doa kepada para almarhum dan almarhumah keluarga jamaah, memohon agar Allah SWT melimpahkan rahmat, ampunan, serta menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya. Suasana semakin syahdu saat seluruh jamaah bersama-sama melantunkan Surah Yasin yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil. Lantunan dzikir yang menggema menghadirkan ketenangan hati sekaligus mempererat ikatan spiritual di antara jamaah.

Usai pembacaan Yasin dan tahlil, doa dipimpin oleh Sahabat Usfiyatul Jannah, memohon keberkahan, kesehatan, keselamatan, serta keistiqamahan bagi seluruh jamaah beserta keluarga. Selanjutnya, jamaah melaksanakan salat Isya berjamaah yang diimami oleh Sahabat Siswati, menyempurnakan rangkaian ibadah pada malam yang penuh keberkahan tersebut.

Setelah salat Isya, seluruh jamaah saling bersalaman sambil melantunkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Momen sederhana itu menghadirkan kehangatan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan rasa persaudaraan yang semakin kuat di tengah masyarakat.

Kebersamaan malam itu terasa semakin istimewa ketika salah seorang jamaah membawa sedekah berupa nasi karak. Hidangan sederhana khas pedesaan tersebut dinikmati bersama dengan penuh rasa syukur. Di balik kesederhanaannya, nasi karak menghadirkan kenangan, keakraban, dan kebahagiaan yang tidak ternilai. Kebersamaan itu menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu hadir melalui hidangan yang mewah, melainkan dari hati yang ikhlas berbagi dan saling menguatkan.

Sebagai penutup, seluruh jamaah melaksanakan Aksi BERES (Berangkat dan Pulang Bersih) dengan bergotong royong membersihkan area mushola. Kebiasaan baik ini menjadi wujud kepedulian terhadap kebersihan rumah Allah sekaligus menanamkan nilai gotong royong dan tanggung jawab bersama dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan rutin ini, Jamaah Yasin dan Tahlil Mushola An-Nur Kampung Mendongan terus meneguhkan semangat kebersamaan dan istiqamah dalam beribadah. Majelis sederhana ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah menuju rumah Allah merupakan bagian dari ikhtiar meraih keberkahan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga keistiqamahan seluruh jamaah, melimpahkan keberkahan kepada setiap langkah yang ditempuh menuju majelis dzikir, menerima seluruh amal ibadah, serta menjadikan kebersamaan ini sebagai jalan meraih ridha-Nya.

“Boleh jadi langkah kita sedikit, tetapi jika terus istiqomah, insyaAllah akan menjadi jalan datangnya rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.” Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Kontributor: Usfiyatul Jannah
Editor: Nurul Infitah

0Shares

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *