Mewujudkan Dakwah Kontekstual, PC Fatayat NU Jember Gandeng RS Siloam Perkuat Literasi Kesehatan Daiyah

Fatayatnujember.com– Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Jember menggelar Halal Bihalal Fatayat se-Kabupaten Jember yang dirangkai dengan Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) caturwulan serta talk show bertema “Peran Daiyah Fatayat dalam Meningkatkan Akses Layanan Kesehatan untuk Perempuan dan Anak”. Kegiatan ini menjadi langkah awal kerja sama antara RS Siloam Jember dan PC Fatayat NU Jember dalam memperkuat literasi kesehatan kader.

Talk show menghadirkan dua narasumber, yakni dr. Yohannes Febrianto, Sp.N, AIFO-K, dokter spesialis saraf RS Siloam Jember, serta Dr. Linda Dwi Eriyanti, pembina Fatayat Jember sekaligus dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember. Kegiatan berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta, mencerminkan semangat intelektual dan spiritual kader Fatayat NU Jember.

Acara diselenggarakan di Al Munawwiriy Islamic Boarding School, Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember, pada Ahad (12/4/2026), dengan tuan rumah Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Sumbersari. Kegiatan ini dihadiri perwakilan PAC Fatayat se-Jember, pengurus cabang, pembina, serta tamu undangan dari Muslimat NU dan MWC NU.

Ketua PC Fatayat NU Jember, Nurul Hidayah, dalam sambutannya mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan komitmen dalam berkhidmah di organisasi. Ia juga menegaskan pentingnya bergerak bersama sesuai dengan semangat Fatayat.

“Majulah bersama, menguat bersama untuk perempuan Indonesia dan peradaban dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina PC Fatayat NU Jember, Prof. Dr. Hj. Mukniah, M.Pd.I, menekankan pentingnya soliditas organisasi dan ketaatan terhadap kepemimpinan. Ia juga mengingatkan kader agar mampu mengontekstualisasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai kader Fatayat, kita harus mampu mengontekstualisasikan teks dengan konteks agar nilai-nilai tersebut hidup dan aplikatif. Selain itu, penting menjaga kesolidan antar pengurus serta saling mendukung,” katanya.

Menurutnya, dinamika dalam organisasi merupakan hal yang wajar sehingga diperlukan kebijaksanaan dalam menyikapinya, termasuk dalam penggunaan media sosial.

Dalam sesi talk show, dr. Yohannes memaparkan pentingnya pengelolaan stres dan pola istirahat yang efektif sebagai bagian dari menjaga kesehatan. Sementara itu, Dr. Linda menekankan pentingnya daiayah Fatayat memperluas wawasan dakwah, tidak hanya pada aspek spiritual, tetapi juga isu-isu kontemporer, khususnya yang berkaitan dengan perempuan.

“Dakwah harus mampu menjawab kebutuhan zaman agar lebih dekat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, RS Siloam Jember juga memperkenalkan layanan serta komitmennya sebagai rumah sakit yang humanis kepada warga Nahdliyin.

Kegiatan halal bihalal diakhiri dengan saling bersalaman sebagai simbol halal bihalal dan sesi foto bersama.

Kontributor: Rina Gita
Editor: Yulis Sri Wahyuningsih

0Shares

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *