Tingkatkan Kualitas Kader, PAC Fatayat NU Wuluhan Gelar Pelatihan Literasi “LISA”
Fatayatnujember.com- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Wuluhan berkomitmen meningkatkan kapasitas digital dan dokumentasi para kadernya. Hal ini dibuktikan melalui gelaran Pelatihan Literasi dan Evaluasi Karya Literasi Sahabat (LISA) yang berlokasi di SDN 02 Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kamis siang (28/5/2026).
Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB ini dibuka dengan khidmat oleh Sahabat Nuning Hudlriyatin. Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Pembina Fatayat Sahabat Anisatul Mukhoyaroh, dua pembina literasi, serta 15 kader yang menjadi peserta aktif.
Ketua PAC Fatayat NU Wuluhan, Sahabat Fitria Nurhasanah, dalam sambutannya menegaskan bahwa menulis adalah bagian dari merawat sejarah organisasi. Ia mengajak seluruh kader di tingkat anak cabang hingga ranting untuk aktif mendokumentasikan setiap program kerja.
“Mari kita belajar literasi bersama. Mari kita tulis kegiatan yang ada di PAC maupun ranting sebagai bentuk perjuangan dan jejak gerakan Fatayat,” ujar Fitria membakar semangat para peserta.
Masuk pada sesi inti, pelatihan menghadirkan dua narasumber berkompeten, yakni Sahabat Kammia Rizka Amalia dan Bapak Didin Defriyanto.
Dalam paparannya, Sahabat Kammia menjelaskan teknis penulisan jurnalisme komunitas. Menurutnya, sebuah karya literasi yang baik wajib berbasis data yang kuat dan referensi yang jelas. Ia juga menekankan pentingnya menyertakan deskripsi wilayah serta dokumentasi foto before-after (sebelum dan sesudah) untuk membuat berita lebih hidup dan kredibel.
Sementara itu, Bapak Didin Defriyanto membedah materi mengenai penyusunan aksi praktik baik (best practice). Ia mengupas tuntas langkah-langkah penulisan mulai dari identifikasi masalah, penentuan solusi, hingga pengukuran dampak sosiologis dari program yang dijalankan. Materi ini membuka sudut pandang baru bagi peserta bahwa menulis adalah sarana menyampaikan perubahan nyata di masyarakat.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan ruang diskusi yang dinamis. Para kader Fatayat tampak antusias membagikan pengalaman lapangan mereka untuk dikonversi menjadi karya tulis.
Setelah doa kafaratul majlis dipanjatkan sebagai penutup formal, acara dilanjutkan dengan ramah tamah sederhana. Suasana kebersamaan kian kental saat para peserta menikmati hidangan kue yang dibawa secara swadaya. Semangat “dari kita untuk kita” ini menjadi potret nyata soliditas kader PAC Fatayat NU Wuluhan dalam bergerak dan berdampak lewat goresan pena.
Kontributor: Usfiyatul Jannah
Editor: Rina Gita

