Pojok Ramah Anak, Komitmen Fatayat NU Jember Hadirkan Kegiatan yang Inklusif

Fatayatnujember.com– Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Jember kembali menghadirkan “Pojok Ramah Anak” dalam peringatan Harlah ke-76 Fatayat NU yang digelar di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember, Minggu (5/7/2026).

Fasilitas tersebut disediakan sebagai ruang khusus bagi anak-anak peserta untuk bermain, belajar, dan beristirahat selama orang tua mengikuti rangkaian kegiatan. Kehadiran Pojok Ramah Anak menjadi bagian dari komitmen PC Fatayat NU Jember dalam mewujudkan kegiatan organisasi yang inklusif dan ramah keluarga.

Sekretaris PC Fatayat NU Jember, Dina Tsalit W., mengatakan bahwa penyediaan Pojok Ramah Anak bukan sekadar melengkapi fasilitas acara, tetapi merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap pemenuhan hak-hak anak.

 “Anak adalah amanah sekaligus harapan masa depan. Mereka berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang,” ujar Dina.

Menurut dia, setiap kegiatan Fatayat NU Jember diupayakan menjadi ruang yang tidak hanya nyaman bagi peserta, tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak.

“Melalui Pojok Ramah Anak, kami ingin memastikan setiap anak merasa didengar, dipahami, dilindungi, dan didukung selama orang tuanya mengikuti kegiatan,” katanya.

Keberadaan fasilitas tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Salah satunya Nurul Habibah, kader Fatayat NU asal Desa Kemuning, Kecamatan Jenggawah, yang hadir bersama putranya, Ahmad Khotibul Umam.

Di sela mengikuti kegiatan Khotmil Al-Qur’an Bil Qalam, Nurul mengaku tidak ragu membawa anaknya karena panitia telah menyediakan ruang bermain yang aman dan nyaman. Bahkan, menurutnya, keberadaan Pojok Ramah Anak menjadi salah satu alasan suaminya mengizinkan ia menghadiri kegiatan tersebut.

 “Boleh sama suami karena ada fasilitas ramah anak. Anaknya juga enggak rewel,” ujar Nurul.

Sementara itu, Ahmad Khotibul Umam mengaku senang karena dapat bermain bersama anak-anak lain selama kegiatan berlangsung.

Pengalaman serupa juga dirasakan Nailul Maghfiroh, pengurus sekaligus panitia Harlah ke-76 Fatayat NU Jember. Ia membawa putrinya, Shofiah, yang berusia 18 bulan.

Menurut Nailul, Pojok Ramah Anak sangat membantu para ibu yang tetap ingin aktif dalam organisasi tanpa harus meninggalkan anak di rumah.

 “Saya sangat senang dan berterima kasih karena setiap kegiatan besar PC Fatayat NU Jember selalu menyediakan ruang atau Pojok Ramah Anak yang dapat digunakan sebagai arena bermain sekaligus tempat beristirahat bagi anak-anak,” kata Nailul.

Ia mengaku lebih tenang mengikuti kegiatan karena putrinya dapat bermain di tempat yang aman dan terpantau.

“Sebagai ibu, saya tidak khawatir ketika harus membawa anak ke kegiatan Fatayat karena keamanan dan kenyamanannya sudah terjamin. Lingkungannya juga bebas asap rokok sehingga lebih sehat bagi anak-anak. Selain itu, tersedia berbagai permainan yang membuat anak tidak bosan saat menemani ibunya berkegiatan,” ujarnya.

Bagi PC Fatayat NU Jember, penyediaan Pojok Ramah Anak merupakan bagian dari upaya membangun budaya organisasi yang ramah terhadap perempuan dan anak. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mendorong lebih banyak ibu muda untuk tetap aktif berorganisasi tanpa terkendala pengasuhan anak.

Kontributor: Yulis Sri Wahyuningsih
Editor: Yulis Sri Wahyuningsih

0Shares

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *