Majelis Rotib Syaikhona Kholil di PP Al-Falah Jerukan Hadirkan Cicit Ulama Besar, Suasana Penuh Keberkahan
Fatayatnujember.com- Pondok Pesantren Al-Falah Jerukan, Jatimulyo, kembali menggelar majelis rutin pembacaan Rotib Syaikhona Kholil al-Bangkalani pada malam Sabtu Legi (15/11/2025). Kegiatan selapanan yang telah menjadi tradisi warga Nahdliyin di wilayah Jenggawah ini berlangsung penuh kekhidmatan dan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai wilayah.
Rutinan kali ini terasa lebih istimewa dengan kehadiran cicit ulama besar Syaikhona Kholil Bangkalan, KHR. Abdul Mu’in Nasir. Kehadiran beliau membawa suasana penuh keberkahan dan antusiasme jamaah yang mengikuti pembacaan rotib dari awal hingga akhir.
Dalam tausiyahnya, KHR. Abdul Mu’in Nasir menegaskan pentingnya menjaga amaliyah para masyayikh.
“Saya sering mendapat undangan pembacaan rotib di berbagai kota, termasuk Jember dan Bondowoso. Bahkan pernah sampai ke luar Pulau Jawa. Semua ini saya lakukan agar amalan Rotib Syaikhona Kholil semakin dikenal dan terus diamalkan umat,” ujarnya.
Beliau juga berpesan agar masyarakat terus merawat tradisi keagamaan yang diwariskan para ulama.
“Rotib ini adalah wasilah. Semoga dengan istiqamah mengamalkannya, Allah memberikan keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.
Kegiatan ini dipimpin oleh H. Sucipto, M.Pd, Ketua Tanfidziyah MWCNU Jenggawah, yang bertindak sebagai penanggung jawab acara.
“Rutinan ini bukan hanya majelis doa, tetapi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan menghidupkan semangat ke-NU-an di tingkat jamaah,” ungkapnya.
Sementara itu, Moh. Ali Qudsi selaku ketua penyelenggara mengapresiasi keterlibatan semua pihak.
“Kami bersyukur kegiatan berjalan lancar. Antusias jamaah sangat luar biasa. Semoga rutinan ini terus berlangsung dan semakin berkembang,” tuturnya.
Acara turut dihadiri para pengurus MWCNU Jenggawah serta seluruh ranting NU di bawahnya. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga tradisi, melestarikan amaliyah ulama, dan mempererat ukhuwah antar-kader serta jamaah.
Majelis pembacaan Rotib Syaikhona Kholil ini tidak hanya menjadi sarana penguatan spiritual, tetapi juga momentum memperkokoh kecintaan kepada para masyayikh yang telah berperan besar dalam perjalanan dakwah Islam di Nusantara.
Kontributor: Elok Faiqoh
Editor: Nailul Maghfiroh

