Estafet Kepemimpinan Fatayat NU Wuluhan, Perkuat Peran Perempuan Muda NU
Fatayatnujember.com- Konferensi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Wuluhan masa khidmat 2022–2026 berlangsung khidmat dan lancar pada Ahad, 15 Februari 2026. Mengusung tema “Mengokohkan Peran Perempuan Muda NU yang Mandiri dan Berkarakter Ahlussunah Waljamaah”, forum ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus melanjutkan estafet kepemimpinan.
Ratusan kader Fatayat dari tingkat PAC dan ranting menghadiri kegiatan tersebut. Turut hadir jajaran Pimpinan Cabang (PC), perwakilan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Muslimat NU, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), serta pengamanan dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Sejak pukul 07.30 WIB, peserta melakukan registrasi dan penyerahan surat mandat, dilanjutkan dengan pembacaan tahlil.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta lantunan sholawat Nahdliyah. Suasana nasionalisme dan kebanggaan organisasi terasa saat para peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Subhanul Wathan, dan Mars Fatayat.
Dalam sambutannya, Ketua PAC Fatayat NU Wuluhan, Anisatul Mukhoyaroh, menyampaikan apresiasi atas soliditas kader serta pentingnya regenerasi kepemimpinan. Perwakilan MWC dan PC juga menekankan agar Fatayat terus berperan aktif dalam penguatan kapasitas perempuan muda NU, baik dalam ranah sosial, pendidikan, maupun keagamaan.
Memasuki sidang pleno, peserta membahas tata tertib konferensi, laporan pertanggungjawaban kepengurusan, serta pembagian sidang komisi yang meliputi bidang organisasi, program kerja, dan rekomendasi. Seluruh hasil musyawarah disepakati secara mufakat sebagai wujud komitmen bersama menjaga marwah dan keberlanjutan organisasi.
Agenda puncak konferensi adalah pemilihan Ketua PAC Fatayat NU Wuluhan masa khidmat 2026–2030. Melalui mekanisme musyawarah, Fitria Nurhasanah terpilih sebagai ketua baru. Terpilihnya kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa semangat pembaruan sekaligus memperkuat peran perempuan muda Nahdlatul Ulama di tingkat akar rumput.
Konferensi ditutup pada pukul 14.00 WIB dalam suasana penuh haru dan optimisme. Dengan kepengurusan baru, Fatayat NU Wuluhan diharapkan semakin progresif dalam membangun kemandirian kader serta mengokohkan nilai-nilai Ahlussunah wal Jamaah di tengah masyarakat.
Kontributor: Usfiyatul Jannah
Editor: Nasilah

